Rabu, 26 September 2012

Iran Pastikan Bakal Perang dengan Israel, Tapi Kapan?


LENSAINDONESIA.COM: Panglima Pasukan Garda Revolusi Islam Iran (Pasdaran) Brigadir Jenderal Mohammad Ali Jafari menyatakan, dalam waktu yang tak bisa diprediksi, Iran bakal perang terbuka dengan Israel.
“Kemungkinan akan terjadi perang, tapi entah kapan. Tapi jika itu memang terjadi, itulah kehancuran mereka,” tegas Ali Jafari, Minggu (23/09), dikutip farsnews.

“Pasukan kami telah mencapai kemajuan di bidang perlengkapan dan kemampuan kami sangat tinggi. Tidak ada pihak yang berani menyerang kami khususnya dari darat,” klaimnya.

“Kemungkinan akan terjadi perang dengan Israel. Namun lokasinya tidak jelas. Kalau perang terjadi, kami menjanjikan perang tanpa batas geografi dan menyebar ke seluruh dunia,” ancam Ali Jafari.

Menurut Ali Jafari, tidak selamanya Amerika Serikat (AS) bisa menahan ambisi Israel untuk tidak menyerang Iran.

“Kita selalu siaga untuk itu.Karena tidak ada jaminan mereka akan menggunakan akal mereka dan perang akan terjadi,” pungkasnya.@frs/mz

sumber

Senin, 24 September 2012

Strategi di Balik Kemenangan Jokowi di Pilgub Jakarta


TEMPO.CO, Jakarta - Tim pendukung calon gubernur DKI Jakarta Joko Widodo sukses menggenggam dukungan kelompok menengah. Hal itu terungkap dalam laporan utama majalah Tempo edisi 24 September-29 September berjudul #Jokowinner. Mereka misalnya, berhasil menggarap kelompok supir taksi Jakarta.
Itu yang terjadi saat Joko Widodo turun di Bandara Soekarno Hatta, Cengkareng, Tangerang. Keluar dari Pintu 2F, Joko Widodo diserbu penumpang di terminal kedatangan dalam negeri Bandar Udara Soekarno-Hatta, Cengkareng. Terminal pesawat yang sibuk pada Rabu pekan lalu itu bertambah riuh dengan kehadirannya. Wali Kota Solo ini memboyong keluarga besarnya ke Ibu Kota sehari menjelang pencoblosan putaran kedua pemilihan Gubernur Jakarta.

Setelah bersalaman dan foto-foto, Jokowi ngeloyor menuju pangkalan taksi. Sang kandidat menyapa para sopir, bersalaman, dan membiarkan dia jadi obyek foto-foto. ”Ini silaturahmi dengan saudara-saudara saya, teman-teman taksi minta ditengok,” kata Jokowi, terus melempar senyum. Lima belas menit mengobrol, calon yang diajukan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan dan Partai Gerindra itu pamit. Ia melempar handuk putih kecil bertulisan namanya.

Bukan kunjungan tiba-tiba, sopir taksi merupakan salah satu kelompok yang digarap tim sukses Jokowi sejak putaran pertama pemilihan Gubernur Jakarta, Juli lalu. Menurut seorang politikus, tim Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Prabowo Subianto mendekati para pengemudi ini. Sopir taksi dipilih karena merasakan langsung kemacetan jalanan Jakarta setiap hari. ”Asumsinya, mereka tak akan suka Fauzi Bowo,” katanya, menyebutkan gubernur inkumben yang berpasangan dengan Nachrowi Ramli itu.
Fauzi Bowo dituding tak berhasil mengurai kemacetan sejak ia memimpin Jakarta pada 2007. Hal ini dimanfaatkan penantangnya. Sentimen negatif terhadap Fauzi itu diharapkan menular kepada penumpang taksi melalui para sopir tersebut. Penumpang taksi, menurut dia, merupakan kelompok menengah yang merasakan kemacetan setiap pergi dan pulang kerja.

Denny Iskandar, sekretaris tim sukses Jokowi, mengatakan sopir taksi merupakan golongan masyarakat yang secara sukarela membantu timnya. Ia tidak menyebutkan secara spesifik adanya penggarapan kelompok itu. Yang jelas, menurut dia, ”Keaktifan sopir taksi itu menunjukkan strategi kami turun ke bawah berhasil.”

Strategi menggarap kalangan menengah ke bawah berhasil mendorong perolehan suara Jokowi, yang berpasangan dengan Basuki Tjahaja Purnama. Hasil exit poll Saiful Mujani Research & Consulting pada hari pemilihan menunjukkan sebagian besar pemilih yang berpenghasilan lebih dari Rp 3 juta dan punya kendaraan memberikan suara buat Jokowi.

Eep Saefulloh Fatah, Direktur PolMark Indonesia yang menjadi konsultan politik Jokowi, mengatakan, ”Kami percaya diri: kalangan menengah ke atas akan enggan memilih Foke-Nara. Mereka cenderung memilih Jokowi-Basuki atau golput.”
Maka, menurut Eep, pertarungan sesungguhnya antara Jokowi dan Fauzi adalah perebutan dukungan kelas menengah-bawah. Menurut sejumlah survei, kelompok ini cenderung memilih Fauzi. Perebutan pemilih kelompok ini memanas karena isu agama dan ras, yang marak pada bulan puasa hingga menjelang pemilihan putaran kedua.

BAGJA HIDAYAT | AMANDRA | ANANDA TERESIA | MARTHA THERTINA

Jumat, 21 September 2012

Tidak Sadar Hamil, Tentara Inggris Melahirkan di Afghanistan


London (AFP/ANTARA) - Seorang tentara Inggris yang bertugas di garis depan di Afghanistan, melahirkan di pangkalan NATO di tempat dia ditugaskan, satu hari setelah mendapatkan serangan dari Taliban, kata kementerian pertahanan pada Rabu.

Wanita, yang melahirkan bayi laki-laki pada Selasa di Camp Bastion, di Provinsi Helmand, tidak tahu bahwa dia sedang hamil, ujar laporan media Inggris.

Dua Marinir AS tewas dan kerusakan material belum pernah terjadi sebelumnya disebabkan ketika penyerang bersenjata dengan senapan, roket, dan rompi bunuh diri menyerbu markas tersebut, di tempat Pangeran Harry juga bertugas pada Jumat lalu.

Ibu dan bayi, keduanya dalam kondisi stabil, sedang menunggu kedatangan tim dokter spesialis dari rumah sakit di Oxford, sebelah tenggara Inggris, sebelum diterbangkan pulang.

Seorang juru bicara Departemen Pertahanan (MoD) mengatakan: "Kami dapat mengonfirmasi bahwa pada 18 September yang pelayan wanita asal Inggris yang bertugas di Afghanistan melahirkan bayi laki-laki di Rumah Sakit Kamp Bastion.

"Ibu dan bayi, keduanya dalam kondisi stabil di rumah sakit dan menerima perawatan terbaik.

"Sebuah tim dokter spesialis anak sedang dipersiapkan dan akan memeriksa mereka dalam beberapa hari ke depan dalam rangka memberikan perawatan yang tepat bagi ibu dan bayi pada penerbangan pulang."

Dia mengatakan MoD tidak menyadari kehamilan wanita itu, menambahkan "Ini bukan kebijakan militer untuk mengizinkan wanita untuk ikut dalam layanan perang jika dalam keadaan hamil."

Menurut surat kabar Daily Mail Inggris mengatakan bahwa wanita itu, dilaporkan dari Fiji, baru mengetahui dirinya hamil ketika ia pergi ke petugas medis mengeluh sakit perut parah dan diberitahu dia akan melahirkan. Bayi itu lahir lima pekan prematur, kata surat kabar itu. (yg/ml)

Senin, 17 September 2012

Toilet Tembus Pandang Gegerkan New York


NEW YORK, TRIBUN - Gedung ini memang selalu menarik perhatian. Pada 2008, gedung hotel ini memenangkan penghargaan dari Municipal Arts Society of New York sebagai gedung baru terbaik yang didirikan pada tahun itu.
Setahun kemudian, orang-orang yang berlalu lalang di taman High Line dapat "menikmati" proses pembuatan film porno di ruang-ruang hotel lewat kaca transparannya. Kini, siapapun yang melintasi Washington and W. 14h Sts ini dapat melihat langsung para pengunjung hotel membuang air kecil lewat jendela-jendela raksasa di toilet lantai 18 gedung tersebut.
Penggunaan kamar kecil di klab Boom Boom Room, lantai 18, Hotel Standard, New York, ini akan tampak jelas dilihat dari jalan raya. Jendela setinggi tiga meter dari atap hingga lantai membuat mereka bak etalase yang dapat "dinikmati" ketika orang tengah berlalu lalang.
"Pemandangan di luar menakjubkan, namun pemandangan di dalam menakutkan," ujar David Langdon, pria 55 tahun asal Melbourne, Australia, kepada NYDailyNews.com.
"Saya melihat orang-orang melambaikan tangan pada saya. Duduk di singgasana, Anda tidak akan mengharapkan penampilan di muka publik," tambahnya.
Memang, tidak ada peringatan, bahwa jendela kaca di kamar mandi klab Boom Boom Room ini tampak jelas terlihat dari luar. Para turis yang berkumpul di Washington and W 14th Sts seringkali terpukau karena "penampilan" para pengunjung klab di depan jendela.
Belinda Langdon, yang tengah mengunjungi klab bersama ayahnya, mengaku pernah salah mengira. Menurut dia, kaca jendela besar tersebut hanya akan tampak seperti kaca di sisi luar. Namun, kebenaran terungkap ketika ia meninggalkan klab.
"Menyeramkan sekali," ujar penduduk East Village berusia 24 tahun tersebut.
"Orang-orang yang mengambil gambar benar-benar cabul. Anda hanya berharap tidak ada yang mengenali Anda di jalan," tuturnya.
Namun, tidak semua orang keberatan dengan kaca transparan di toilet klab ini.
"Siapa peduli. Jadi, orang-orang tahu Anda harus membuang air kecil," ujar Florentina Ballesteros, manajer restoran berusia 26 tahun dari Mexico City.
"Pemandangannya luar biasa dari dua arah!" ujarnya. (kompas.com)

Jumat, 14 September 2012

Harus Ada Sosialisasi Kelayakan Sopir Angkot


Sabtu, 15 September 2012
TASIK - Pemerintah Kota Tasikmalaya dan aparat kepolisian harus menyosialisasikan mengenai aturan kelayakan sopir angkot kepada sopir maupun pengusaha angkot.

Desakan sosialisasi kelayakan sopir angkot ini berawal dari tewasnya pejalan kaki Yayat (40) setelah tertabrak angkot 02 di Jalan Cibanjaran, Mangkubumi Kota Tasikmalaya, Kamis (13/9). Angkot yang menabrak warga Kelurahan Cipari Kecamatan Mangkubumi itu dikemudikan Fir yang baru berusia 15 tahun.

Salah seorang warga, Teguh PE (25), mengaku kerap melihat sopir angkot dibawah umur yang menarik penumpang. Menurut dia, Pemerintah Kota Tasikmalaya maupun pihak kepolisian harus menyosialisasikan aturan-aturan sopir angkot yang layak mengemudi. Karena sopir angkot di bawah umur rawan menyebabkan kecelakaan lalu lintas.
"Sosialisasi ini untuk mencegah terjadi lagi insiden kemarin (tewasnya Yayat)," kata dia kepada radartasikmalaya.com Sabtu (15/9).

Sementara Kasatlantas Polres Tasikmalaya Kota AKP M Rano mengatakan dalam waktu dekat pihaknya akan melakukan operasi atau razia khusus angkot. Terutama sopir-sopir angkot di bawah umur atau sopir yang belum memenuhi syarat. "Ya betul (akan ada operasi)," katanya.

Usia Fir yang masih berusia 15 tahun, kata dia, tidak memenuhi syarat menjadi sopir. Karena untuk memiliki SIM A Umum batas minimal usia adalah 17 tahun.

Sekarang Fir sudah ditetapkan menjadi tersangka. Dia dijerat Pasal 310 ayat 4 UU LAJ No 22 tahun 2009 dengan ancaman hukuman paling lama enam tahun penjara.

"Tapi untuk kasus ini menunggu pemeriksaan dari Bapas (Balai Pemasyarakatan) karena tersangka di bawah umur," terang Rano. (snd)

Foke Marah, Jokowi Senyum


JAKARTA, TRIBUN  - Dalam debat publik pada putaran kedua Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) DKI Jakarta 2012, petahana Fauzi Bowo tampak naik darah saat disinggung oleh Joko Widodo mengenai hasil PPATK bahwa Pemerintah Provinsi DKI Jakarta merupakan pemerintah daerah terkorupsi di Indonesia.
"Hasil PPATK itu sudah dijelaskan dan bukan seperti itu penjelasannya. Sebagai kepala daerah jangan menyebar fitnah dengan mengandalkan informasi yang salah," kata Foke, sapaan akrab Fauzi Bowo, di Hotel Gran Melia, Jakarta, Jumat (14/9).
Ia pun kembali menegaskan, bahwa angka kemiskinan di Jakarta merupakan yang terendah di Indonesia dan itu merupakan indikator bahwa pembangunan di Jakarta berjalan baik dengan pemerintahan yang bagus.
"Mengenai anggaran, kami sudah transparan. Itu bisa dilihat secara online," ujar Foke.
Sementara itu, Joko Widodo yang disapa akrab Jokowi dengan sikap tenang mencoba menjelaskan terkait hasil PPATK tersebut.
Ia mengungkapkan bahwa dirinya mampu menyimpulkan demikian karena PPATK merupakan lembaga yang dipercaya.
"Saya tau. PPATK ini lembaga terpercaya. Itu yang saya dapat. Ya saya memang bukan orang pintar tapi kesimpulannya memang seperti itu," ujar Jokowi dengan tetap tersenyum. (kompas.com)

Sabtu, 08 September 2012

Lima Kabupaten di Jabar Mengalami Puso


PURWAKARTA, TRIBUN - Meski telah mencapai 66.002 hektar dan mengancam 34.488 hektar lain, kekeringan di Jawa Barat dinilai belum signifikan jika dibandingkan dengan luas tanam yang telah mencapai 1,9 juta hektar. Namun demikian, kondisi itu tetap diwaspadai karena bisa berdampak pada pencapaian target produksi 12,5 juta ton gabah kering giling (GKG).

Hingga 31 Agustus 2012, luas tanaman puso di provinsi lumbung padi ini mencapai 17.965 hektar. Puso antara lain terjadi di Kabupaten Indramayu 4.647 hektar, Cirebon 3.864 hektar, Sukabumi 2.359 hektar, Ciamis 2.347 hektar, dan Bandung 1.314 hektar.

Kepala Bidang Tanaman Pangan Dinas Pertanian Jawa Barat, Uneef Primadi di Purwakarta, Kamis (6/9/2012) mengatakan, kekeringan sebagian besar terjadi di lahan yang tak diproyeksikan untuk ditanami padi pada musim tanam gadu ini. Selain itu, secara luasan juga terbilang kecil jika dibandingkan realisasi luas panen yang telah mencapai 1,3 juta hektar dan luas tanam 1,9 juta hektar. Menurut Uneef, pemerintah daerah melalui penyuluh dan petugas lapangan sebenarnya telah mengimbau petani untuk mewaspadai kekeringan.

Sosialisasi terutama ditujukan ke petani di daerah rawan kekeringan, seperti penggarap sawah tadah hujan, persawahan di hilir irigasi, dan irigasi nonteknis dengan sumber pengairan yang fluktuatif. Sejumlah bantuan juga disalurkan untuk mengantisipasi dan menangani kekeringan.

Pemerintah Provinsi Jabar antara lain membagikan benih padi tahan kekeringan, memberikan bantuan pompa, serta  mengajak petani menerapkan metode budidaya yang lebih efektif. Hingga kini harga jual gabah masih relatif stabil dan kerap lebih tinggi dari harga pembelian pemerintah (HPP) sebesar Rp 3.300 per kilogram gabah kering panen (GKP).