Selasa, 28 Agustus 2012

MUI Sebut Bogor Rawan Aliran Sesat


REPUBLIKA.CO.ID, BOGOR—Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Bogor, Jawa Barat menyatakan, Bogor khususnya wilayah Kabupaten adalah daerah rawan aliran sesat.

“Bogor memang sangat rawan, sejak tahun 2005 setiap semesternya selalu muncul setidaknya satu kasus,” ucap Sekertaris MUI Kabupaten Bogor, Romli Eko Wahyudi pada Republika Senin (27/8) sore.

Ia juga menambahkan, tercatat 12 kasus aliran sesat dengan skala besar muncul dan meresahkan warga Kabupaten Bogor. Dari keterangannya, angka tersebut diluar kasus-kasus yang bermunculan tiap semesternya. Dirinya menyampaikan, sehingga bila diakumulasikan dalam tujuh tahun terakhir, setidaknya MUI Kabupaten Bogor telah menemukan 26 aliran sesat.

Ia menjelaskan, aliran sesat yang pernah muncul di Kabupaten Bogor memiliki variasi jumlah pengikut yang amat beragam. Beberapa diantaranya menurut Eko hanya beranggotakan 7-20 orang. Namun untuk skala besar jumlah anggotanya bisa sampai ratusan.

“Kebanyakan anggotanya berasal dari masyarakat kabupaten Bogor dan sebagian dari wilayah lain. Namun mereka bermarkas dan beraktivitas di sini, sehingga Bogor yang dirugikan,” kata dia.

Eko memaparkan, seluruh aliran sesat di Kabupaten Bogor muncul dengan berbagai keanehan dalam pelaksanaan agamanya. Menurut Eko, aliran-aliran sesat yang bermunculan ini mendompleng agama Islam dalam menjalankan ritual keagamaannya. Sehingga,  hal inilah yang membuat MUI mengeluarkan fatwa bahwa ajaran-ajaran tersebut dikategorikan sesat.

“Contohnya Ahmadiyah yang sampai sekarang masih aktif di Ciampea Udik, sebetulnya silakan jika ingin beraktivitas, tapi mohon untuk tidak mengakui bahwa ajarannya Islam,” tegasnya.
Eko mengatakan, prosesi ritual yang ditemukan di beberapa kasus sesat di Kabupaten Bogor umumnya memodifikasi ajaran ibadah Islam. Oleh karena itu menurutnya, hal ini merupakan bentuk penistaan terhadap agama Islam, dan inilah poin masalahnya.

Sabtu, 25 Agustus 2012

Tercatat 641 Pengendara Tewas Saat Mudik Lebaran


JAKARTA – Padatnya lalu lintas saat Hari Raya Idul Fitri telah banyak memakan korban. Berdasar catatan Posko Tingkat Nasional Angkutan Lebaran Terpadu 2012, jumlah kecelakaan lalu lintas yang terjadi mulai H-7 (12 Agustus 2012) hingga H+2 (22 Agustus 2012) mencapai 3.587 kasus.

“Kondisi lelah, capek dan macet bisa menyebabkan turunnya kewaspadaan pemudik. Hal ini yang barangkali memicu terjadinya kecelakaan lalu lintas,” ujar Ketua Posko Harian Posko Tingkat Nasional Angkutan Lebaran Terpadu 2012, Sugiadi Waluyo kemarin (23/8). Pihaknya memantau di sejumlah ruas jalan terutama jalur Pantai Utara (Pantura) cukup rawan terjadi kecelakaan. 

Berdasarkan data yang masuk ke Posko Lebaran 2012, tercatat kecelakaan banyak terjadi pada H-3 (16 Agustus 2012) sebanyak 383 kasus dengan jumlah korban meninggal sebanyak 54 orang. Hari paling nahas terjadi pada H-4 (15 Agustus 2012) karena menyebabkan 66 orang meninggal dunia. “Total terjadi 3.587 kasus kecelakaan dengan korban meninggal sebanyak 641 orang,” ungkapnya.

Dia mengungkapkan jumlah penumpang angkutan jalan dari H-7 sampai dengan H+2 tahun 2012 mengalami peningkatan dibanding periode yang sama tahun yang lalu, tahun ini sebanyak 4.092.259 penumpang sedangkan tahun 2011 sebanyak 3.713.174 penumpang. Sebagai bentuk pengawasan langsung, pihaknya telah memasang 23 unit CCTV di beberapa titik rawan macet. “Seperti jalan utama dan jalan tol,” terangnya.
Pada hari Kamis 23 Agustus 2012 pukul 08.00 menunjukkan kondisi arus lalu lintas ramai lancar terutama pada ruas Jalan Tol Jakarta-Cikampek, Jalan Tol Cipularang, Jalur Pantura (Cikampek-Pamanukan-Cirebon-Tegal) dan Jalur Pansela (Cileunyi-Nagrek-Ciamis-Banjar). “Kecepatan rata-rata terendah terjadi pada jalur Cileunyi - Banjar yaitu 48,17 km/jam dan tertinggi di lintasan Tol Cipularang yaitu 62,59 km/jam,” sebutnya.

Sementara itu Wakil Menteri Perhubungan Bambang Susantono menyatakan bahwa pemerintah akan mengkaji kemungkinan mengoptimalkan potensi angkutan laut untuk mengangkutan pemudik sepeda motor di Lebaran tahun mendatang. Itu karena mayoritas kecelakaan lalu lintas selama ini banyak terjadi pada pemudik motor. “Demi keamanan memang sebaiknya diangkut kapal,” tegasnya.

Sebelumnya Kemenhub telah mengangkut ribuan sepeda motor dan penumpangnya menggunakan kapal perang KRI Banda Aceh dari Jakarta ke Semarang pada saat arus mudik. Kemarin, KRI Banda Aceh kembali mengangkut 635 unit motor dan 1.486 orang penumpang dari pelabuhan Tanjung Emas Semarang menuju Tanjung Priok Jakarta. “Mereka sudah selesai berlebaran di kampung halamannya,” kata dia. (wir/jpnn)

Kamis, 16 Agustus 2012

Renovasi Masjid Agung Manonjaya


KETIKA gempa bumi mengguncang Tasikmalaya tahun 2009, Masjid Raya Manonjaya, Kabupaten Tasikmalaya, yang merupakan situs peninggalan sejarah, turut luluh lantak.  Berbagai ornamen yang menghiasi detail bangunan ikut hancur, termasuk balok-balok raksasa kayu jati.

Tiang-tiang bulat besar penyangga bangunan, yang dikenal dengan sebutan soko guru, pun tak luput dari kerusakan. Secara umum bentuk masjid yang berdiri di atas tanah seluas 9.000 meter persegi, tepat di sisi barat Alun-Alun Manonjaya, ini tak berbentuk lagi. Bagian muka yang berciri khas bangunan dalem tempo dulu juga hancur.

Kondisi masjid yang berada di ruas jalan Tasikmalaya-Banjar via Manonjaya ini menyisakan kesedihan dan keprihatinan warga setempat. Mereka tak lagi bisa beribadah di dalamnya. Untuk melaksanakan salat Jumat saja, misalnya, warga terpaksa mendirikan bangunan darurat beratap asbes di sisi barat puing-puing masjid.

Saat itu warga berharap masjid kebanggaan mereka, yang juga termasuk warisan budaya nasional, segera diperbaiki. Namun, hari demi hari, bulan demi bulan berlalu, upaya perbaikan tak kunjung datang. Pihak Pemkab Tasikmalaya angkat tangan. Sebab, selain tak ada dana, masjid tersebut berstatus milik negara.

Ketika masih berdiri kokoh, masjid yang dibangun pada akhir abad XVIII ini tampak artistik dilihat dari sudut mana pun. Namun yang paling indah bila dilihat dari arah depan. Di sini terdapat dua bangunan menara segi enam di sisi kiri-kanan masjid. Di tengahnya berdiri bangunan dengan markis bercitarasa rumah dalem tempo dulu dengan kelengkapan ornamen ukiran kayu dan besi.

Secara keseluruhan, masjid ini memiliki empat suhunan (atap), terdiri atas dua suhunan menara, satu suhunan bangunan penunjang, dan terakhir suhunan bangunan utama. Uniknya, setiap puncak suhunan dipasangi ornamen terbuat dari tanah liat yang disebut kuncup.    

"Sedih, prihatin, dan kecewa berbaur menjadi satu ketika gempa sudah berlalu lama, tapi masjid masih dibiarkan merana. Kami, para tokoh Manonjaya, lantas mengadakan pertemuan dan disepakati untuk memperbaiki sendiri, dengan kemampuan pendanaan sendiri," ujar Ece Setiaman (55), salah seorang tokoh Manonjaya, didampingi sejumlah tokoh lainnya, saat ditemui belum lama ini.

Menurut Ece, sebenarnya masjid sempat mendapatkan rehab dari Pemprov Jabar senilai Rp 1 miliar. Tapi tidak tuntas dan dibiarkan selama lebih dari satu tahun. Balok-balok kayu jati yang dikumpulkan di sisi selatan masjid dibiarkan terkena panas dan hujan.

"Melihat kondisi seperti itu, kami akhirnya bertekad memperbaiki sendiri. Karena bagaimanapun, kami sebagai warga Manonjaya merasa malu melihat kondisi masjid seperti itu," ujarnya.

Maka sejak Februari 2012, upaya rehab masjid pun dimulai. Sejumlah warga mencari  dana ke sana- kemari. Termasuk ke pengusaha dan pejabat asal Manonjaya yang sukses di luar daerah. "Alhamdulillah terkumpul dana sekitar Rp 600 juta," tutur Ece, yang menyebutkan total kebutuhan rehab ditaksir mencapai Rp 5 miliar.

Puluhan tukang dikerahkan untuk memperbaiki masjid. Sedikit demi sedikit, tampilan masjid mulai berbentuk lagi. Pekerjaan yang paling sulit dan menyita waktu adalah pembuatan berbagai macam ornamen yang hancur karena pembuatannya harus sesuai dengan aslinya.

Dana bantuan dari para agnia masih terus mengalir hampir setiap hari. Mulai yang menyumbang Rp 1.000 hingga jutaan rupiah. Setitik harapan kembali muncul ketika mendengar kabar bahwa Gubernur Jabar, Ahmad Heryawan, akan memberikan sumbangan lagi.

"Kami mendapat kabar bahwa Bapak Gubernur akan memberikan lagi sumbangan. Ini menggembirakan dan mudah-mudahan kabar itu benar," harap Ece, yang diiyakan sejumlah tokoh warga Manonjaya lainnya. (*)

Sumber

Rabu, 15 Agustus 2012

Tips Mudik Agar Aman Dan Nyaman



Tips Mudik Aman Dan Nyaman

Hari Raya Idul Fitri sudah di depan mata. Aktivitas masyarakat di kota pun terlihat berkurang. Jalan-jalan mulai lengang. Para pekerja sudah berancang-ancang mengambil cuti panjang. Tiket-tiket sudah habis dipesan. Semua demi satu tujuan, berkumpul bersama keluarga di hari raya.
Bagi masyarakat urban, acara mudik ke kampung halaman adalah ritual yang dilakukan setiap tahun. Macet di jalan bukanlah rintangan. Tak jadi soal perjalanan jadi lebih panjang daripada hari-hari biasanya. Nah, bagi mereka yang ingin mudik dengan kendaraan pribadi, berikut tips ringan yang perlu dipersiapkan agar perjalanan menjadi aman dan nyaman.

  • Daftar barang bawaan

Beberapa hari sebelum berangkat, buatlah daftar barang-barang yang akan dibawa. Lakukanlah ini sebelum Anda mulai beberes. Daftar barang bawaan akan meminimalisasi kemungkinan lupa. Buatlah daftar dimulai dari barang-barang yang paling penting, penting, kurang penting, dan tidak penting.Cek kondisi kendaraan
Kendaraan adalah tulang punggung perjalanan Anda. Oleh karena itu, pastikan kendaraan Anda apakah mobil atau motor siap digunakan untuk perjalanan jauh. Sangat direkomendasikan untuk membawa kendaraan Anda ke bengkel resmi guna diperiksa secara menyeluruh.

  • Cek perlengkapan kendaraan

Pastikan seluruh peralatan tambahan pada kendaraan Anda tersedia. Jangan sampai jika terjadi keadaan darurat Anda tidak menemukan dongkrak, obeng, tang, kunci pas, dan lain-lain di dalam kendaraan.
Bawalah sparepart cadangan
Jangan abaikan soal yang satu ini. Kita tidak pernah tahu apa yang akan terjadi dalam perjalanan panjang. Pastikan busi, sekring, tali rem, tali kopling, ban, dan sejumlah sparepart cadangan lainnya ada di dalam kendaraan Anda.

  • Kotak P3K

Periksa kembali kelengkapan isi kotak P3K Anda. Minyak angin, rheumason, betadine, dan obat sakit kepala adalah beberapa hal yang harus ada di dalam kotak pertolongan pertama itu. Periksa kembali apakah obat-obatan yang ada sudah kedaluwarsa atau tidak. Anda juga bisa menambahkan dengan obat-obatan lain.

  • Hiburan

Macet adalah rintangan utama yang tidak mungkin Anda hindari dalam perjalanan mudik. Ada baiknya Anda mempertimbangkan untuk membawa barang-barang yang sekiranya dapat menghibur Anda dari kebosanan. Koleksi kaset, CD, MP3 atau buku biasanya jadi teman setia dalam perjalanan.

  • Peta

Banyak perusahaan jasa atau institusi swasta menyediakan peta jalur mudik. Carilah informasi di mana Anda bisa mendapatkan peta itu. Biasanya, peta-peta yang dibuat khusus untuk mudik memuat sejumlah informasi yang dibutuhkan, seperti pom bensin, bengkel, posko Lebaran, dan kondisi jalan.

  • Layanan gratis otomotif

Perusahaan otomotif biasanya membuka posko layanan gratis di sejumlah titik tertentu di jalur mudik. Mereka juga biasanya menyediakan satu nomor darurat yang bisa dihubungi jika Anda mendapat masalah dengan kendaran Anda. Carilah informasi di manakah posko-posko itu berada.

  • Baterai dan pulsa

Telepon seluler kini tak bisa dilepaskan dari kehidupan kita. Pastikan baterai dan pulsa telepon seluler Anda dalam kondisi penuh. Jangan sampai terjadi, dalam keadaan darurat telepon Anda tidak bisa digunakan.

  • Kondisi tubuh

Tidak hanya kendaraan yang perlu disiapkan, kondisi badan Anda juga perlu mendapat perhatian. Perjalanan panjang membutuhkan kondisi badan yang prima. Pastikan Anda dalam kondisi fit sebelum memulai perjalanan jauh. Jika mengantuk, berhentilah untuk beristirahat. Dianjurkan agar Anda beristirahat setiap empat jam.

Dengan memerhatikan ke sepuluh tips diatas, insya alloh perjalanan mudik anda akan lancar tanpa hambata.. Amien..

Sumber : http://www.pinginpintar.com/tips-mudik-aman-dan-nyaman/

Senin, 13 Agustus 2012

Puncak Mudik Diprediksi H-3


Kepala Terminal Cicaheum, Jujun Juanda memprediksi puncak mudik melalui Terminal Cicaheum, Kota Bandung terjadi 16 Agustus atau H-3 Lebaran. Sebab mulai 17 Agustus sudah tanggal merah dan libur nasional.

"Sepertinya puncak mudik terjadi H-3 atau 16 Agustus. Sama seperti tahun lalu juga puncaknya H-3 Lebaran," kata Jujun, ditemui di Terminal Cicaheum, Senin (13/8).

Pada puncak mudik diprediksi jumlah penumpang mencapai 12.000an. Sementara pada puncak mudik 2011, jumlah penumpang di Cicaheum mencapai 10.000. (*)

Sumber

Jumat, 10 Agustus 2012

Misteri Kampung Naga


Di beberapa wilayah di Indonesia, ada beberapa tempat yang konon angker. Dan salah satunya adalah Kampung Naga yang berada di Desa Neglasari, Kecamatan Salawu, Kabupaten Tasikmalaya, provinsi Jawa Barat, Indonesia.Kampung Naga adalah perkampungan yang dihuni oleh sekolompok masyarakat yang berpegang teguh mengenai adat istiadat peninggalan leluhurnya.

  
Hal ini bisa terlihat jelas perbedaannya bila dibandingkan dengan masyarakat lain di luar. Lingkungan masyarakat Kampung Naga ini hidup dalam suatu tatanan yang kondisinya dalam suasana kesahajaan, kesederhanaan dan didalam lingkungan kearifan tradisional yang lekat dan turun temurun dari leluhurnya.

Kampung Naga ini berada di lembah yang subur, dengan batas wilayah, di sebelah Barat Kampung Naga dibatasi oleh hutan keramat dikarenakan di dalam hutan itu terdapat makam leluhur masyarakat Kampung Naga. Menurut data-data yang diperoleh dari Desa Neglasari, relief tanah di Kampung Naga berupa perbukitan dengan produktivitas tanah bisa dikatakan subur.

Kampung Naga ini memiliki luas tanah satu hektar setengah, sebagian besar digunakan untuk perumahan bagi penduduk, pekarangan atau kebun, kolam tambak, dan selebihnya dipergunakan untuk pertanian sawah yang dipanen setiap tahunnya 2 kali panen.
Kepercayaan di kampung naga adalah bahwa segala sesuatunya yang bukan dari ajaran para leluhur dianggap sesuatu yang tabu. Dengan menjalankan adat istiadat warisan dari para leluhur itu berarti menghormati para leluhur. Kepercayaan seperti ini apabila dilanggar oleh penduduk kampunga naga diyakini akan menimbulkan malapetaka dimana pelanggaran yang dilakukan sama artinya dengan penduduk tidak menghormati karuhun, tidak menghormati adat istiadat.

Penduduk kampong Naga sangat kental dengan kepercayaan pada mahluk halus (jurig cai), yakni penunggu air atau sungai, khususnya sungai yang dalam. Lalu percaya dengan adanya ririwa, mahluk halus yang suka menganggu manusia. Kemudian ada yang disebut kuntil anak, hantu perempuan yang berasal dari perempuan hamil yang meninggal dunia, hantu ini biasanya suka mengganggu wanita yang sedang hamil atau akan melahirkan.

Penduduk kampung Naga percaya tempat tinggal para hantu disebut dengan tempat angker atau sanget, dan masjid adalah tempat yang dianggap suci bagi penduduk kampung naga.

Adanya pantangan,pamali atau hal-hal yang dianggap tabu bagi masyarakat kampung naga masih dipercaya dan diyakini dengan taat, terutama dalam hal yang menyangkut kehidupan atau aktivitas kehidupan sehari-hari yang walaupun bukan merupakan ketentuan yang tertulis tetap mereka junjung tinggi dan dipatuhi oleh setiap orang di kampong naga tersebut.

Contohnya adalah tata cara dalam membangun dan membebtuk rumah, letaknya, arah dari rumah tersebut, pakaian yang digunakan dalam upacara, kesenian yang ada di masyarakat kampong naga, dan masih banyak hal lainnya.

Berikut adalah system kepercayaan penduduk kampung naga terhadap ruang diwujudkan pada kepercayaan bahwa ruang atau tempat-tempat yang memiliki batas-batas tertentu dikuasai oleh suatu kekuatan tertentu pula. Batas disini bisa ditemukan di kategori yang berbeda yakni, di sungai, pekarangan rumah bagian depan dengan jalan, pesawahan dengan selokan, tempat air masuk yang sering disebut dengan huluwotan, tempat lereng bukit, adalah tempat-tempat yang didiami oleh kekuatan-kekuatan tertentu.

Daerah yang memiliki batas-batas tertentu tersebut yang didiami mahluk halus tersebut dianggap angker, oleh sebab itu penduduk kampong naga suka menyimpan “sasajen” atau lebih dikenal dengan sesaji.

Selain terhadap ruang, mayarakat kampong jawa memiliki kepercayaan terhadap waktu atau disebut dengan palintangan. Adanya waktu atau bulan yang dianggap buruk, merupakan suatu pantangan atau hal yang tabu untuk melaksanakan suatu rangkaian upacara atau ritual, atau pekerjaan-pekerjaan yang amat penting.

Waktu yang dianggap tabu disni disebut dengan larangan bulan, yang jatuhnya pada bulan sapar dan bulan ramadhan.

Kamis, 09 Agustus 2012

Tembok Cina Runtuh


Siapa sih ya yang gak kenal Tembok Cina yang terkenal di Cina? Namun baru-baru ini bangunan bersejarah yang sudah berusia berabad-abad itu mengalami kerusakan yang disebabkan karena pembangungan jalan kota di depan tembok Cina di Cina bagian utara.

Adapun sebagian (kecil) Tembok Cina runtuh dimana berton-ton batu bata dan puing-puing dari sebagian (kecil) Tembok Cina yang panjang itu runtuh pada pagi hari melewati Zhangjiakou, provinsi Hebei karena galian yang dilakukan para pekerja bangunan.

Para penduduk setempat mengatakan Tembok Cina runtuh setelah berminggu-minggu turun hujan deras serta dipadukan dengan pekerjaan pembangunan jalan utama di depan fondasi-fondasi tembok Cina.

"Ada sebuah investigasi terkait runtuhnya tembok itu. Banyak hal yang mungkin telah menjadi penyebab runtuhnya, termasuk pekerjaan pembangunan itu," ujar seorang pejabat kota.

"Tapi kami memiliki sebuah rencana membangun kembali dan konservasi dan itu tengah berlangsung," ujar pihak pejabat kota.

Adapun bagian Tembok Cina runtuh yang  ada di Zhangjiakou  itu pernah dibangun ulang lebih dari 500 tahun lalu di 1484 selama Dinasti Ming. 

"Tembok itu terus menerus dibangun ulang dan diperbaiki ulang sepanjang sejarah.

Seperti proyek pembangunan lainnya, beberapa hasil bertahan lebih lama dari yang lain," ujar salah seorang ahli.

Sumber