Rabu, 25 Juli 2012

Supir Angkot Tasikmalaya Minta Tuslah Menjelang Lebaran


Sebelum Jelas Komitmen Pihak Manajemen Terhadap UKM dan Tenaga Kerja Lokal
KOTA, (KP).-
Ketua Komisi B DPRD Kota Tasikmalaya Ade Ruhimat mengisyaratkan agar Pemerintah Kota Tasikmalaya menghentikan sementara proses pembangunan pasar modern Ramayana sebelum klausul kerja sama dan komitmen dari pihak manajemen belum jelas. Pihaknya mengaku belum tahu komitmen dari manajemen Ramayana terhadap Usaha Kecil Menangah, serapan tenaga kerja dan lainnya. 
“Sejauh ini belum ada semacam koordinasi dari Eksekutif, dalam hal ini BPPT untuk membahas rencana pembangunan itu. Mestinya kan sebelum pembangunan dimulai, kami di DPRD bisa diberi tahu, sehingga bisa mengkaji baik-buruk dari rencana tersebut,” ungkap Ade di Kantor DPRD Kota Tasikmalaya, Senin (23/7). 
Di samping itu, pihaknya juga mengaku khawatir jika kehadiran pasar modern baru justru makin mematikan pasar tradisional maupun pasar modern yang sudah ada. 
“Jadi sebelum dilanjutkan, saya berharap pemerintah maupun pihak manajemen Ramayana untuk menghentikan terlebih dulu proses pembangunan dengan mengedepankan dulu pembahasan secara komprehenshif soal baik buruknya rencana pembangunan tersebut,” kata Ade. 
Memang, diakui Ade, Pemerintah kota Tasikmalaya memiliki visi menjadi kota termaju dalam perdagangan. tetapi, katanya, Pemkot tidak semestinya bernafsu untuk terus memberi izin pembangunan pasar modern seperti itu. Apalagi, jika rencana tersebut malah memunculkan persaingan yang kurang sehat. 
Soal moratorium pemberian iZin pasar modern yang sempat mengemuka dalam beberapa tahun terakhir, Ade mengaku tidak tahu persis. “Makanya sebelum pembanguan dilanjutkan, sebaiknya dibahas dulu,” katanya.
Anggota Fraksi PDI-P DPRD, Muslim juga mengaku sempat mendengar ada semacam moratorium untuk membatasi sementara pembangunan pasar modern. “Tetapi entahlah apakah kebijakannya sudah berubah atau justru dilanggar,” ungkap Muslim yang juga anggota Komisi C DPRD tersebut. 
Kepala Bidang Perdagangan Disperindag Kota Tasikmalaya Ny. Nina Setianah membenarkan jika pembangunan pasar modern Ramayana sudah mulai berjalan. 
Malah dari pantauan Kabar Priangan, areal seluas kurang lebih 2 hektare di kawasan Nagarawangi sudah mulai diratakan. “Rencananya, Jumat depan akan dilakukan peletakan batu pertama,” kata Nina. Menurutnya, masyarakat Kota Tasikmalaya akan memiliki keuntungan dengan perekrutan banyak tenaga kerja. “Manajemen Ramayana sudah memberi kesempatan warga Kota Tasikmalaya untuk mengisi 70 persen pekerjaan di pasar modern itu,” katanya. E-10***

Tidak ada komentar:

Posting Komentar